Posts

Showing posts from July, 2020

Actix vs FastHTTP vs NanoExpress-Pro Benchmark: Static Hello world!

Image
i ran benchmark on my laptop, i use bombardier to ran this benchmark with command : $ bombardier local_addr so here the result: fasthttp Statistics        Avg      Stdev        Max   Reqs/sec    302537.54   14010.14  331327.77   Latency      411.24us    85.95us    18.69ms   HTTP codes:     1xx - 0, 2xx - 3024570, 3xx - 0, 4xx - 0, 5xx - 0     others - 0   Throughput:    60.29MB/s Actix 2.0 Statistics        Avg      Stdev        Max              Reqs/sec    288177.00   85214.86  386095.98            Latency   ...

Kenapa saya memilih Golang

Image
1. Compile-time cepat 2. Strightforward syntax (to-the-point syntax) 3. Performance 4. Static Typing 5. Single Binary 6. Cross-Platform support 7. Concurrency support (goroutine <3) 8. Community 9. Networking library 10. Official-backed library 11. go module untuk hal apa Golang saya gunakan sehari-hari ? 1. API Server 2. Service 3. Scraper 4. Proxy Server 5. CLI Tool - Selama menggunakan Go, aplikasi saya bisa lebih stabil dari bahasa lain - Go juga mengajarkan kita untuk menjadi programmer yang lebih baik karena Concurrency & static typing nya - Kadang Go saya combine sebagai API/Service dengan Flask sebagai Web nya (dalam sebuah webapp) - Pernah juga nyoba membuat RAT (Remote Access Trojan), dengan menggunakan Centrifugo sebagai communicator nya, cukup stable, dengan target windows Kalau teman2 punya pertanyaan tentang Go, silahkan tuliskan di kolom komentar.

Resep Pribadi: Rapid Web App Development Untuk Startup

ya, semua ingin serba cepat, serba maintainable, serba modular untuk Private Web dengan pengunjung dibawah 1000, resep dari saya : 1. Flask, Blueprint Views, Jinja 2. MongoDB 3. GCP Storage untuk storage 4. Dideploy di GCP Compute Engine 5. Menggunakan gunicorn sebagai frontend server diatas flask 5. Menggunakan pm2 (& pm2 startup) sebagai daemonizer Cara memasak : 1. setiap module aplikasi dipisah menjadi 1 file blueprint handler 2. templating dihandle dengan render_template dan jinja 3. memakai decorator untuk simplify context 4. mencentralize kan database general, seperti database user aplikasi, log aplikasi, dll 5. untuk view, saya menggunakan plain html, css, tidak menggunakan react, vue, dsj 6. caching result yg statis (draft)

GCP: Cara Memindahkan Storage Bucket ke Project/Account lain

Image
Salam xixi, jadi ada 2 akun GCP, akun A dan B di akun A ada bucket yang harus dipindahkan ke akun B bagaimana cara memindahkannya ? 1. buat sebuah bucket di akun B untuk menerima data dari bucket akun A 2. beri akun A akses Transfer & Bucket ke bucket di akun B 3. buka https://console.cloud.google.com/transfer/cloud dan Buat Transfer 4. pada "Select Source", pilih sumber bucket yg ingin dipindahkan 5. pada "Select Destination" tuliskan bucket name tujuan (karena tidak akan ada di list jika di Browse), contoh penulisan gs://bucket-name 6. lanjutkan proses, pilih Run Now agar bisa langsung di mulai, proses transfer anda pun berjalan terimakasih.